Kamis, 07 Juli 2011

Konsumsi Wortel Bikin Kulit Seksi

"Hanya dua bulan memperbanyak konsumsi wortel dan plum sudah terlihat hasilnya di kulit."

Kamis, 16 Juni 2011, 10:54 WIB
Pipiet Tri Noorastuti

VIVAnews - Mereka yang gemar mengonsumsi sayuran dan buah seperti wortel dan plum cenderung memiliki rona kulit lebih menarik dan sehat, kata sejumlah ilmuwan dari St Andrews dan Bristol University.

Wortel dan plum mengandung pigmen kuning yang disebut karotenoid. Zat inilah yang memegang peran kunci untuk menciptakan kulit cantik, sehat, dan bercahaya.

"Hanya dua bulan memperbanyak konsumsi sayur dan buah itu sudah terlihat hasilnya di kulit," kata salah seorang penulis studi, Ian Stephen, seperti dikutip dari Times of India.

Ia berharap temuan ini bisa menjadi strategi baru untuk mendorong anak muda agar lebih tertarik mengonsumsi sayur dan buah. Terlepas dari niat mempercantik kulit, konsumsi wortel dan plum juga akan meningkatkan kualitas kesehatan tubuh secara umum.

Kulit sehat dan cantik menjadi manfaat jangka pendek dari peningkatan konsumsi sayur dan buah. Sementara kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah dalam jangka panjang, berperan mencegah berbagai penyakit serius seperti jantung.

"Penting untuk menyarankan anak muda untuk mengonsumsi makanan sehat, untuk menghindari serangan jantung di usia 40 tahun," kata Stephen.

• VIVAnews

Tiga Pisang Sehari Cegah Stroke

Studi: Tiga Pisang Sehari Cegah Stroke

Tiga pisang sehari memberi kalium cukup untuk kurangi risiko penggumpalan darah di otak.

Kamis, 7 Juli 2011, 10:59 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti

VIVAnews - Mengonsumsi makanan sehat seimbang, olahraga teratur, dan melakukan kontrol kesehatan secara rutin adalah kunci utama mempertahankan kesehatan tubuh. Dari sekian banyak pilihan makanan sehat, pisang bisa diandalkan untuk mencegah stroke.

Seperti dikutip dari Daily Mail, tim peneliti dari Universitas Warwick dan Universitas Naples menyarankan konsumsi pisang tiga kali sehari demi mencegah peningkatan risiko stroke. Satu buah saat sarapan, satu saat makan siang, dan sisanya usai makan malam.

Mereka mengatakan bahwa asupan tiga pisang sehari akan memberikan kalium yang cukup untuk mengurangi kemungkinan penggumpalan darah di otak sekitar 21 persen. Temuan ini mendukung studi sebelumnya yang menyebut pisang bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah.

Kuncinya adalah kandungan kalium dalam pisang. Artinya, mereka yang tak menyukai pisang bisa menggantinya dengan makanan lain yang juga memiliki kandungan kalium tinggi seperti bayam, kacang-kacangan, ikan bandeng, dan lentil.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan dengan menganalisis data dari 11 hasil studi berbeda, mengungkap, asupan kalium harian ideal untuk dewasa sekitar 3.500 mg. Mereka yang bisa memenuhi sedikitnya setengah dari angka ideal sudah cukup untuk menurunkan risiko stroke lebih dari 20 persen.

Pisang memiliki kandungan kalium sekitar 500 miligram. Artinya konsumsi tiga pisang sehari sudah dapat mencukupi ketubuhan kalium harian. "Asupan Kalium di kebanyakan negara jauh di bawah jumlah harian yang direkomendasikan," kata peneliti yang mempublikasikan penelitiannya dalam Journal of American College of Cardiology.

Meski demikian, konsumsi pisang saja tidak cukup untuk mencegah stroke. Dibutuhkan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat seperti berhenti merokok, mengurangi asupan garam dan makanan berkolesterol, serta olahraga secara teratur.

• VIVAnews

Kamis, 30 Juni 2011

10 Hal yang Mendatangkan Keberkahan dalam Perdagangan

Oleh: Muhaimin Iqbal

SECARA materi para pedagang memperoleh kemakmurannya melalui dua hal yaitu perputaran modal (frequency) dan margin perdagangan yang wajar. Namun diluar hal yang bersifat materi ini, ada yang jauh lebih penting yaitu keberkahan dari harta itu sendiri. Lantas bagaimana caranya agar kita bisa meraih keberkahan dalam perdagangan ini ?. Berikut saya ambilkan diantaranya 10 hal dari Kitab Fiqih Sunnah-nya Sayyid Sabiq.

Ketika ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam: “Wahai Rasulullah, apa pekerjaan yang terbaik ? (maksudnya yang paling halal dan paling berkah)”, Rasulullah menjawab, “Pekerjaan yang dilakukan dengan tangannya sendiri dan transkasi jual beli yang mabrur”. (HR. Ahmad dan Bazzar). Mabrur artinya halal dan berkah, baik, bersih, suci, bebas dari dosa.

Secara konkrit yang bisa kita ikuti dan praktekan untuk jual beli yang mabrur atau halal dan berkah ini adalah jual beli yang dilakukan dengan cara-cara atau mengandung hal-hal yang antara lain sebagai berikut :

  1. Sigap, mensegerakan berpagi-pagi mencari rizki. Dasarnya adalah do’a Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam “ Ya Allah, berkahilah bagi umatku yang bersegera mencari rizki di pagi buta”.
  2. Jual beli yang dilakukan dengan saling ridlo dan tidak ada paksaan, penjual tidak boleh mengkondisikan agar seseorang terpaksa membeli – pembeli juga tidak boleh mengkondisikan agar seseorang terpaksa menjual. Dasarnya adalah Ayat “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu...” (QS 4 : 29).
  3. Menyempurnakan takaran/timbangan dan tidak menguranginya. Dasarnya ada di beberapa ayat antara lain QS 6 : 152 ; QS 17 : 35 dan QS 83 : 1 - 6.
  4. 4.Jual beli yang saling memudahkan. Dasarnya adalah hadits Bukhari dan Tirmidzi yang meriwayatkan dari Jabir bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Allah merakhmati seseorang yang memberikan kemudahan apabila dia menjual, membeli dan menagih haknya”.
  5. Tidak bersumpah untuk sekedar melariskan perdagangan. Dasarnya adalah hadits “Sumpah itu bisa melariskan dagangan, akan tetapi dapat menghapus keberkahannya”. (HR Bukhari dan lainnya dari Abu Hurairah).
  6. Tidak mempermainkan harga. Dasarnya adalah hadits Ashabus Sunan dengan sanad perawi yang sahih telah meriwayatkan dari Ansa R.A, ia berkata “Orang-orang bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah harga-harga barang naik (mahal), tetapkanlah harga-harga untuk kami”. Rasulullah menjawab, “ Allah Penentu harga, Penahan, Pembentang dan Pemberi rizki, aku berharap tatkala bertemu Allah, tidak ada seorangpun yang meminta padaku tentang adanya kedzaliman dalam urusan darah dan harta””.
  7. Tidak menimbun barang yang dibutuhkan masyarakat. Dasarnya hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Hakim, Ibnu Syaibah dan Al –Bazzaz, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda, : “Barang siapa yang menimbun barang pangan selama 40 hari, ia sungguh telah lepas dari Allah dan Allah telah berlepas darinya”.
  8. Tidak menyembunyikan kelemahan atau cacat barang yang dijualnya. Cacat barang, kelemahan atau kekurangan harus ditunjukkan/dijelaskan ke pembeli. Dasarnya hadits “Seseorang muslim itu saudara, maka tidak dihalalkan menjual kepada saudara sesama Muslim barang yang cacat, kecuali ia telah menjelaskan cacat tersebut”. (HR Ahmad, Ibnu Majjah, Daruquthni, Hakim dan Thabrani).
  9. Tidak menipu atau konspirasi mempermainkan pembeli, kartel harga dan sejenisnya. Dasarnya antara lain Hadits “Barang siapa menipu kami, maka ia bukan termasuk golongan kami”.
  10. Tidak mengandung Maisir (perjudian), Gharar (Spekulatif) dan Riba. Dasarnya ada di sejumlah ayat Al-Qur’an antara lain QS 2:279 ; QS 4 : 161 ; QS 30 : 39 dan sejumlah hadits yang terkait dengan masalah-masalah ini.

Sama dengan ikhtiar yang sifatnya materi. Ikhtiar untuk memperoleh keberkahan ini juga bukan hal yang tidak mungkin untuk kita laksanakan dalam perdagangan sehari-hari. Yang diperlukan adalah keistiqomahan kita dalam mengamalkannya.

Mudah-mudahan rizki kita semua melimpah dan juga mendapat berkah.... Amin.

Penulis kolumnis hidayatullah.com, Direktur Geraidinar.com

Sabtu, 18 Juni 2011

Ditemukan, Alat Pembunuh Bakteri E. coli


Sekelompok tim peneliti asal Inggris menemukan bahwa tembaga bisa berperan penting dalam mencegah penyebaran wabah E. coli seperti 0104:H4 yang yang saat ini sedang melanda dan telah membunuh setidaknya 17 orang di Jerman.

Dari penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Universitas Southampton, Inggris, diketahui bahwa ada zat anti-mikroba yang melekat di logam tersebut.

“Dari studi yang dilakukan untuk mengetahui efektivitas tembaga terhadap jenis E. coli baru ini telah selesai,” kata Bill Keevil, Head of the Microbiology Group, University of Southampton, seperti dikutip dari UPI, 6 Juni 2011.

Meski tidak fokus untuk mencari pembunuh bakteri 0104 itu, Keevil menyebutkan, namun populasi seluruh turunan bakteri yang mereka amati berkurang dengan pesat akibat tembaga.

Pada uji coba, Keevil dan timnya mendapati bahwa 10 juta bakteri E. coli bisa musnah dalam waktu 10 menit di permukaan tembaga yang kering. Bahkan pada permukaan tembaga yang basah, pemusnahan total bisa tuntas dalam waktu sekitar 45 menit.

Menurut peneliti, properti anti-mikroba milik tembaga tetap aktif meski material itu telah dipadukan dengan material lain seperti kuningan dan perunggu.

Jika digunakan sebagai wadah persiapan untuk penyajian makanan, tembaga bisa secara terus menerus mematikan setiap patogen yang ada di makanan tersebut. “Ini akan mengurangi risiko kontaminasi dan membantu mencegah penyebaran infeksi,” sebut Keevil.• VIVAnews